Minggu, 28 September 2014

Jumat, 26 September 2014

Manfaat Mendengarkan Musik

Semua orang suka mendengarkan musik. Tidak hanya mengasyikkan, namun ternyata musik bisa meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan juga perkembangan dan koordinasi fisik.
Namun juga jangan terlalu kencang mendengarkan musik karena dapat merusak pendengaran kita. Apa saja kelebihan lainnya? Dilansir The-open-mind.com, berikut jawabannya!
1. Mengurangi tekanan darah
Mendengarkan musik yang lembut setiap pagi dan malam bisa sangat berguna bagi orang dengan tekanan darah tinggi. Menurut penelitian, mendengarkan musik klasik selama 30 menit dapat mengurangi tekanan darah secara signifikan. Mendengarkan musik sambil berolahraga lari juga dapat meningkatkan motivasi olahraga dan meningkatkan ketahanan tubuh.
2. Meningkatkan sistem imun
Para peneliti menjelaskan bahwa setiap jenis musik dapat meningkatkan emosi positif yang bisa menstimulasi hormon-hormon peningkat imunitas tubuh. Dengan begini, maka resiko terkena berbagai macam penyakit pun menurun. Mendengarkan musik atau menyanyi juga bisa mengurangi hormon kortisol atau hormon stres.
3. Mengontrol nafsu makan
Ternyata jenis musik dapat mempengaruhi cara makan. Mendengarkan musik lembut dengan penerangan redup saat makan akan membuat kita makan dalam keadaan pelan dan tidak terburu-buru. Dengan begini, maka kita bisa mengontrol kapan saat yang tepat untuk berhenti makan karena perut sudah penuh.

Kamis, 25 September 2014

BIODATA

Nama       : Ev. Norma Buulolo, S.Th.
TTL         : Nias, 03 Februari 1988
Lulusan    : Sekolah Tinggi Teologi Bethesda
Angkatan : IV

Rabu, 24 September 2014

TEORI TEORI PENULISAN ALKITAB



·  Teori Dikte (Inspirasi Mekanis)
Ini adalah salah satu teori yang ekstrem, yang mengatakan bahwa para penulis Alkitab hanyalah seperti mesin atau alat rekam. Mereka mendengar "Penyataan" dari Allah kemudian langsung menuliskannya kata demi kata, sama persis seperti apa yang Tuhan katakan, sehingga sama sekali tidak melibatkan kepribadian maupun pikiran para penulis itu. Teori ini beranggapan bahwa para penulis berfungsi sebagai alat atau juru tulis yang menuliskan apa yang dikatakan Allah.
·  Teori Penyesuaian (Inspirasi Dinamis)
Allah menyesuaikan diri dengan keterbatasan para penulis. Itulah sebabnya ada ditemukan beberapa kekhilafan/kesalahan di dalam Alkitab.
·  Teori Pengawasan (Inspirasi Organis)
Allah berdaulat mengawasi dan mengatur latar belakang, riwayat keturunan, dan keadaan sekitar dari masing-masing penulis Alkitab. Sehingga pada saat menuliskan Alkitab, mereka menyadari bahwa mereka menggunakan kata-kata mereka sendiri, namun juga menyadari bahwa itu merupakan firman Allah karena mereka telah diperbarui rohnya dan memiliki hubungan yang kuat dengan Allah. Jadi, meskipun para penulis adalah orang-orang berdosa, hal itu tidak menjadi penghalang karena mereka dipimpin oleh Allah. Hal itu menjamin bahwa tulisan-tulisan itu tidak mungkin salah dalam bahasa aslinya. Itulah sebabnya setiap kitab yang ditulis oleh masing-masing penulis mempunyai gaya bahasa yang berbeda, perbendaharaan kata tertentu, dan penekanan berita yang tertentu juga.
Langkah-langkah Roh Kudus dalam menggerakkan penulis untuk menulis Alkitab:
a.      Allah telah memilih dan mempersiapkan para penulis jauh sebelum Dia menggerakkan para penulis itu untuk menulis Alkitab.
·        Allah memilih para penulis sebelum mereka dilahirkan.
·        Allah menempatkan mereka pada situasi yang sesuai dengan kedaulatan-Nya.
·        Allah kadang memilih orang yang memunyai pengalaman langsung.
·        Allah juga menggerakkan penulis untuk terlebih dulu menyelidiki fakta-fakta.
b.      Menunggu Waktu Allah.
·        Allah menggerakkan para penulis untuk berkhotbah terlebih dulu, baru kemudian menuliskannya.
·        Roh Kudus dicurahkan kepada para penulis untuk menyatakan firman-Nya secara langsung untuk dituliskan.
·        Roh Kudus dicurahkan kepada penulis untuk menulis hal-hal yang sudah diketahuinya.
·        Roh Kudus menggerakkan penulis untuk menulis apa yang dikehendaki-Nya.

Tanõ Niha banua somasido

Tanõ Niha banua somasido
Tanõ situmbu ya’o fõna
He mukoli ndra’o bazarõu
Balõ olifudo sa’ia
Tanõ si... tumbu do...
Mohili wa’ebolo ndraso
So nungoni danõ ba mbowo
Fasui asi sebolo
(versi bahasa Indonesia)
Pulau Nias pulau yang ku cinta
Tanah tempatku dilahirkan
Walau jauh di rantau orang
Namun kau tetap ku renungkan
Tanahku yang subur
Sawah ladang luas menghijau
Pohon nyiur sepanjang pantai
Melambai dan melambai....